Pertolongan Tuhan

“Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: Sampai di sini Tuhan menolong kita.” 1 Samuel 7:12

Apa arti kata Eben-Haezer? Eben-Haezer berasal dari kata ‘Eben’ artinya batu, dan kata ‘Ezer’ yang berarti penolong. Jadi secara harafiah ‘Eben-Haezer’ dapat diartikan batu pertolongan. Batu ini didirikan oleh Samuel bukan untuk mereka sembah, tapi sebagai batu peringatan kemenangan bangsa Israel atas bangsa Filistin dan juga untuk menegaskan bahwa Tuhanlah yang menjadi sumber pertolongan dan kemenangan bagi mereka, bukan yang lain. Tanpa Tuhan, bangsa Israel bukanlah siapa-siapa!

Apa yang melatarbelakangi didirikannya batu peringatan ini? Ialah bangsa Israel yang telah lama meninggalkan tabut Tuhan di Kiryat-Yearim dalam waktu yang cukup lama yaitu dua puluh tahun, padahal tabut itu adalah lambang penyertaan Tuhan. Bukan hanya itu, mereka juga hidup menjauh dari Tuhan dan menyembah kepada baal. Akibatnya mereka mengalami kekalahan demi kekalahan dan menjadi bulan-bulanan bangsa lain, sungguh “…telah lenyap kemuliaan dari Israel.” (1 Samuel 4:21). Bangsa Israel tidak lagi mengalami penyertaan Tuhan! Melalui Samuel, bangsa Israel ditegur Tuhan dengan keras supaya mereka segera bertobat. Untunglah mereka segera merespons teguran ini. “Kemudian orang-orang Israel menjauhkan para Baal dan para Asytoret dan beribadah hanya kepada Tuhan.” (1 Samuel 7:4) dan berseru-seru kepada Tuhan.

Alkitab menyatakan, “dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” (2 Tawarikh 7:14). Pertobatan yang sungguh menjadi kunci pemulihan! Dengan caraNya yang ajaib Tuhan menolong bangsa Israel sehingga Filistin terpukul kalah. Melalui batu peringatan ini Samuel berkata, “Sampai di sini Tuhan menolong kita.” (1 Samuel 7:12). Sebagai orang percaya kita diingatkan untuk tidak melupakan pertolongan Tuhan dalam hidup ini dan senantiasa hidup dalam ketaatan.

Ketika kita taat Penyertaan Tuhan tidak akan pernah berlalu dari kehidupan kita!